Ratusan Personel Dikerahkan Amankan Leihitu Pascabentrok

  • Bagikan
ILUSTRASI.

RadarAmbon.id — KONDISI keamanan di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, berangsur kondusif pascabentrokan antarwarga Desa Morella dan Hitu Messing yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) dini hari. Untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, ratusan personel gabungan kepolisian disiagakan di sejumlah titik rawan.

Sejak insiden terjadi, jajaran pimpinan Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease turun langsung ke lokasi untuk memimpin pengamanan. Mereka di antaranya Direktur Intelkam Polda Maluku Kombes Pol I Gede Arsana, Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya, Wakapolresta, Danyon Brimob, Kabag Ops, Kabag Logistik, Kasat Samapta, serta Kasat Intelkam.

Aparat gabungan yang terdiri dari personel siaga, Tim PRC, serta bantuan satu kompi Brimob dan Samapta Polda Maluku melakukan langkah pengendalian massa. Petugas memisahkan warga serta menghalau massa dari wilayah perbatasan kedua desa guna mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, menjelaskan bahwa bentrokan tersebut mengakibatkan enam unit rumah warga terbakar. Rumah yang terdampak masing-masing milik Ju Uweng, Sal Slamet, Saiful Anggoda, Ramly Anggoda, dan Dai Wailussy.

Selain kerugian materi, peristiwa tersebut juga menyebabkan empat orang mengalami luka tembak. Korban terdiri atas dua anggota Polri, yakni Brigpol DN dan Brigpol AM, serta dua warga sipil berinisial JU dan AP. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di puskesmas serta rumah sakit terdekat.

“Sekitar 100 personel masih kami siagakan di lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Saat ini kondisi sudah kondusif,” ujar Ipda Janete.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan situasi kepada aparat kepolisian.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Leihitu, terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadan,” tutupnya. (AAN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *