PW Muhammadiyah Maluku Luncurkan Aplikasi AJPAR, Wali Kota Ambon Resmi Rilis ke Publik

  • Bagikan

RadarAmbon.id – PIMPINAN Wilayah (PW) Muhammadiyah Maluku bekerja sama dengan PT Anugrah Jasa Otorita resmi memperkenalkan Aplikasi AJPAR, sebuah layanan digital serbaguna karya anak bangsa. Peluncuran ini ditandai dengan peresmian langsung oleh Wali Kota Ambon, melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Aparatur, Fenly Masawoy, pada kegiatan peningkatan kapasitas pariwisata di Kota Ambon, Minggu (7/12/25).

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon melalui Fenly Masawoy menyampaikan bahwa kehadiran AJPAR merupakan tonggak penting dalam mendorong transformasi layanan digital berbasis lokal di Kota Ambon. Ia menegaskan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi aplikasi ini karena menawarkan solusi transportasi, layanan keuangan, dan marketplace yang lahir dari daerah untuk masyarakat.

“Ini bukan hanya aplikasi, tetapi pesan moral bahwa orang Maluku mampu berkarya dan berinovasi, bukan sekadar pengguna teknologi. Pemerintah Kota Ambon siap mendukung selama operasional berjalan sesuai aturan dan mengedepankan transparansi serta keamanan,” ujarnya saat meresmikan AJPAR.

Fenly juga menekankan bahwa AJPAR dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. “Ketika pariwisata berkembang, UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan meningkat. Aplikasi seperti AJPAR dapat menjadi katalis dalam ekosistem itu,” tambahnya.

Ketua PW Muhammadiyah Maluku, Dr. M. Taib Hunsouw, menyampaikan bahwa AJPAR merupakan peluang nyata bagi masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, untuk memanfaatkan teknologi lokal dengan biaya transaksi yang sangat rendah.

Menurutnya, aplikasi ini telah ia uji coba sendiri dan terbukti bekerja cepat dan efisien. “Tadi saya coba transfer, tidak sampai satu menit langsung masuk. Biayanya pun sangat murah. Bahkan ada transaksi 0 rupiah. Ini patut kita dukung,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa warga Muhammadiyah seharusnya menjadikan AJPAR sebagai aplikasi pilihan. “Ini adalah karya orang Indonesia asli, dari Parepare. Bukan milik asing seperti yang kita lihat pada aplikasi-aplikasi lain. Karena itu, Muhammadiyah wajib mendukung,” sambungnya.

Pencipta AJPAR, Amran, mengaku bahwa aplikasi ini dirancang berdasarkan keprihatinannya terhadap dominasi aplikasi luar negeri yang membuat perputaran ekonomi nasional mengalir ke luar negeri.

“Saya melihat langsung pasar-pasar yang lesu, mall yang kosong, karena perilaku ekonomi digital yang didominasi pihak luar. Grab dari Malaysia, Maxim dari Rusia, Gojek pun ada investor luar. Lalu bagaimana dengan Indonesia?” jelasnya.

Amran kemudian mengajak akademisi dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah untuk berkolaborasi hingga lahirlah AJPAR sebagai aplikasi yang mengusung tiga prinsip utama:

Harga termurah dan stabil bagi pengguna.

Memperkuat ekonomi lokal, khususnya UMKM dan masyarakat bawah.

Memberikan manfaat langsung kepada persyarikatan Muhammadiyah, termasuk pembagian hasil hingga 30% untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan umat.

“Aplikasi lain tidak ada yang memberi kontribusi seperti ini. Driver pun hanya dipotong 5%–8%. Kita ingin aplikasi ini menjadi rumah ekonomi bagi umat,” tegasnya.

AJPAR merupakan aplikasi digital serbaguna yang menawarkan:
Transportasi online (motor, mobil, MOBER)
Pengantaran barang & makanan, Marketplace dan etalase UMKM
Pembayaran tagihan PLN, PDAM, BPJS, pulsa/kuota, Transfer antarbank biaya rendah, Layanan EDC/mini ATM serta Peluang kerja bagi driver & agen

Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Anugrah Jasa Otorita di Parepare, Sulawesi Selatan, dan kini mulai berekspansi ke berbagai daerah termasuk Maluku.

Peresmian AJPAR oleh Wali Kota Ambon menandai langkah besar bagi penguatan digitalisasi daerah sekaligus mendorong kemandirian teknologi lokal. Dengan dukungan PW Muhammadiyah Maluku dan antusiasme masyarakat, AJPAR diharapkan menjadi platform yang mampu meningkatkan kesejahteraan, membuka peluang kerja, dan memperkuat ekonomi berbasis komunitas di tanah Maluku.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *