Potongan Misterius BRIMO, DPRD: BRI Harus Bertanggungjawab

  • Bagikan

RadarAmbon.id – DPRD Maluku merespons serius keluhan masyarakat terkait dugaan potongan saldo secara misterius pada aplikasi BRIMO milik Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sejumlah warga mengaku saldo mereka berkurang tanpa penjelasan yang jelas dan terjadi secara berulang.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Maluku, Al Hidayat Wajo, Kamis (29/1/2026). Ia menyebut keluhan tersebut ramai disampaikan masyarakat, termasuk melalui kolom komentar di media sosial Facebook.

“Ada banyak informasi dari komentar-komentar warga di Facebook yang menyampaikan adanya potongan di BRIMO. Ini sudah menjadi akumulasi masalah, sehingga BRI harus terbuka dan menyampaikan penjelasan kepada DPRD,” tegas Wajo.

Menurutnya, sebagai anggota DPRD juga merasa dirugikan karena persoalan tersebut tidak hanya dialami masyarakat umum, tetapi juga dirasakan langsung oleh dirinya sebagai pengguna aplikasi BRIMO.

“Saya sendiri sebagai pengguna BRIMO juga merasakan hal yang sama. Ada potongan, tetapi tidak ada pemberitahuan yang jelas itu potongan apa,” ujarnya.

Wajo mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat terkait pelayanan BRI, khususnya penggunaan aplikasi BRIMO. Sejumlah nasabah mengeluhkan saldo yang tiba-tiba terpotong tanpa sebab yang diketahui dan terjadi secara rutin.

Atas kondisi itu, Komisi III DPRD Maluku berencana memanggil pihak BRI untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban.

“BRI harus kita panggil untuk memberikan kejelasan terkait pemotongan dana secara misterius di aplikasi BRIMO, secepat mungin, “tegasnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *