RadarAmbon.id – APARAT kepolisian masih menyelidiki motif di balik aksi nekat seorang wanita asal Surabaya yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Merah Putih.
Korban diketahui bernama Sandrina Villia Chaniago. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Ipda Janete S. Luhukay, pada Sabtu (20/3/2026).
“Motif korban meloncat dari JMP masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Sebelum kejadian, korban sempat terlihat oleh dua orang saksi yang melintas menggunakan sepeda motor di lokasi. Keduanya melihat korban sedang naik ke pagar pembatas jembatan.
“Melihat hal tersebut, kedua saksi langsung memutar arah. Namun saat kembali ke lokasi, korban sudah tidak terlihat,” jelasnya.
Selain itu, petugas dari Pos Pengamanan JMP Poka yang sedang berpatroli sekitar pukul 02.45 WIT juga sempat memanggil korban. Namun, panggilan tersebut tidak dihiraukan.
“Korban justru langsung meloncat,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek di bagian belakang kepala yang mengeluarkan darah, luka robek di pinggang sebelah kiri, luka lecet pada kedua kaki bagian dalam, serta patah pada lengan kiri.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh personel kepolisian bersama Basarnas dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.(AAN)





