RadarAmbon.id – PT PLN (Persero) terus memperluas layanan kelistrikan hingga ke wilayah terpencil dengan menghadirkan program Listrik Super Sun berbasis tenaga surya di Kepulauan Aru, Maluku. Program ini menjadi solusi bagi daerah yang belum tersentuh jaringan listrik konvensional.
Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dobo, PLN mulai mengimplementasikan sistem listrik mandiri yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber utama.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko, mengatakan bahwa penyediaan listrik berbasis energi terbarukan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pemerataan energi, khususnya di wilayah kepulauan.
“Listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, momentum pasca Idul Fitri menjadi dorongan bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas akses listrik hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Sementara itu, Manager UP3 Tual, Sasongko Aribowo, menegaskan bahwa program Listrik Super Sun dirancang untuk menjawab tantangan geografis yang selama ini menghambat pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah kepulauan.
Program ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada malam hari.
PLN memastikan implementasi program dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang paling membutuhkan. Ke depan, jangkauan program ini akan terus diperluas guna meningkatkan rasio elektrifikasi di Maluku, khususnya Kepulauan Aru.(*)





