RadarAmbon.id – Komitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus ditunjukkan PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU). Melalui program edukatif berbasis desa, PLN menggandeng masyarakat Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah, untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan menghadapi risiko kebencanaan.
Kegiatan pengenalan program dan edukasi karakteristik bencana di sekitar wilayah tersebut dilaksanakan pada Senin (26/1/2026). Agenda ini menjadi bagian dari Program Desa Siaga Bencana yang dijalankan melalui inisiatif PLN Peduli sebagai upaya membangun ketahanan desa secara berkelanjutan.
Program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana, tetapi juga memperkuat peran warga dalam mitigasi dan penanganan kondisi darurat. Inisiatif ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11 tentang permukiman berkelanjutan dan poin 13 terkait penanganan perubahan iklim.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa wilayah Maluku memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi sehingga membutuhkan sinergi berbagai pihak dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat.”kehadiran PLN tidak semata-mata sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra dalam upaya pengurangan risiko bencana, “ujar Soeratmoko, Rabu (28/1/26).
Ia menegaskan, edukasi kebencanaan serta keselamatan ketenagalistrikan menjadi faktor penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan layanan listrik di daerah rawan bencana. Melalui program ini, warga diharapkan mampu memahami risiko di lingkungannya dan bertindak cepat serta tepat saat kondisi darurat terjadi.
PLN berharap Negeri Waai dapat berkembang menjadi contoh desa tangguh bencana yang mampu menginspirasi wilayah lain. Masyarakat yang terlibat juga diharapkan berperan aktif sebagai kader-kader bencana yang siap siaga dan berdaya menghadapi berbagai kemungkinan di masa mendatang.
Dalam pelaksanaannya, PLN UIW MMU turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi sehingga program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Maluku pun menyambut positif program tersebut. Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Maluku, Kasrul Selang, ST., MT., menilai inisiatif PLN sejalan dengan strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketangguhan masyarakat desa melalui pendekatan edukasi dan kesiapsiagaan berbasis komunitas.
Menurutnya, sinergi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kemandirian warga sebagai garda terdepan penanggulangan bencana, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.(*)





