Pengerukan Saluran Air Batumerah, Banyak Limbah Oli Bekas

  • Bagikan
Petugas BPJN Tengah melakukan pengerukan material di saluran air Batumerah, Jumat 6 Februari 2026

RadarAmbon.id – PROSES pengerukan tumpukan material pasir dan batu pada saluran air got atau selokan di kawasan Batumerah oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) mulai dilaksanakan sejak Senin hingga Jumat (6/2/26). Kegiatan ini bertujuan untuk memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan.

Namun, dalam pelaksanaannya, petugas menghadapi kendala serius. Material pasir yang dikeruk diketahui bercampur dengan limbah oli bekas yang diduga berasal dari aktivitas bengkel di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, khususnya di kawasan Tanjakan Batumerah.

Salah seorang pegawai BPJN yang memantau langsung proses pengerukan mengungkapkan keluhannya. Menurutnya, limbah oli bekas tersebut cukup banyak dan menyulitkan proses pembersihan saluran. Temuan ini bahkan telah diunggah ke akun media sosial pribadinya sebagai bentuk keprihatinan.

“Di dalam saluran ini banyak sekali oli bekas, diduga dibuang oleh pengelola bengkel di sepanjang Tanjakan Batumerah,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan pembuangan limbah oli bekas agar tidak lagi mencemari saluran air. Menurutnya, perlu disediakan lokasi atau mekanisme pembuangan yang jelas dan tertib, sehingga pelaku usaha tidak sembarangan membuang limbah ke dalam got.

“Harus dipikirkan di mana lokasi pembuangan oli bekas yang benar, supaya tertib dan tidak merusak lingkungan. Jangan dibuang begitu saja ke saluran air,” harapnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *