Pemuda Ambalau Ancam Duduki Polda Maluku

  • Bagikan

RadarAmbon.id — KASUS penikaman terhadap Hawa Bahta yang terjadi di depan Kampus PGSD Ambon hingga kini belum menemui titik terang. Identitas pelaku masih belum diketahui, meski pihak kepolisian menyatakan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap aktor di balik aksi kriminal tersebut.

Hal ini disampaikan oleh salah satu Pemuda Ambalau, Ilham Adjid Sowakil, kepada RadarAmbon.id, Senin (15/12/2025). Ia menegaskan bahwa lambannya pengungkapan kasus tersebut menimbulkan keresahan dan kekecewaan di tengah masyarakat, khususnya pemuda asal Kecamatan Ambalau.

Menyikapi kondisi itu, Pemuda Ambalau mengancam akan kembali menggelar aksi demonstrasi dengan mengerahkan massa dalam jumlah yang lebih besar. Bahkan, mereka menyatakan siap menduduki Mapolda Maluku apabila dalam waktu satu pekan ke depan pelaku penikaman belum juga berhasil diungkap dan ditangkap.

“Jika dalam sepekan ini pelaku belum ditangkap, kami akan menduduki Polda Maluku sebagai bentuk protes atas kinerja kepolisian,” tegas Ilham.

Ia menambahkan, saat ini Pemuda Ambalau tengah melakukan koordinasi internal untuk mematangkan persiapan aksi demonstrasi tersebut. Aksi itu, kata dia, merupakan bentuk desakan moral agar aparat penegak hukum serius dan transparan dalam menangani kasus penikaman yang menimpa Hawa Bahta.

“Kami tidak ingin kasus Hawa Bahta bernasib sama seperti sejumlah kasus lain yang hingga kini pelakunya tidak pernah ditangkap dan diproses hukum,” ujarnya.

Atas nama seluruh Pemuda Ambalau, Ilham mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku penikaman dan menyeretnya ke meja hijau. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas dan adil sangat dibutuhkan agar keadilan bagi korban dapat ditegakkan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami meminta polisi segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum agar mendapat hukuman yang setimpal,” pungkasnya.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *