Pedagang Keluhkan Buruknya Fasilitas Pasar Rakyat Bula SBT

  • Bagikan

RadarAmbon.id – AKTIVITAS perdagangan di Pasar Rakyat Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dinilai belum ditunjang fasilitas dasar yang memadai. Kondisi tersebut dikeluhkan
para pedagang karena berdampak pada kenyamanan berjualan sekaligus menurunnya jumlah pengunjung pasar.

Sejumlah fasilitas penting seperti ketersediaan air bersih, penerangan, hingga sarana ibadah disebut belum dikelola secara optimal sejak pasar tersebut mulai beroperasi. Padahal, pasar rakyat memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu pedagang, Mama Lan, mengungkapkan bahwa persoalan air bersih menjadi keluhan utama. Ia menyebut, pedagang yang menjual ikan dan makanan sangat membutuhkan pasokan air untuk menunjang aktivitas sehari-hari.“Kami sangat membutuhkan air bersih, tapi sampai sekarang harus mengambil air dari luar area pasar,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Selain itu, kondisi penerangan di dalam pasar juga dinilai tidak memadai. Sejumlah lampu dilaporkan tidak berfungsi sehingga membuat area pasar gelap, terutama pada sore hingga malam hari. Hal tersebut dinilai memengaruhi minat pembeli untuk masuk ke dalam pasar.“Kalau sudah sore, suasana pasar gelap. Pembeli jadi malas masuk,” katanya.

Keluhan lain juga disampaikan terkait belum tersedianya mushola yang layak. Dengan jam berdagang yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari, pedagang mengaku kesulitan menunaikan ibadah.“Kadang bingung mau salat di mana karena tidak ada mushola yang benar-benar layak,” tambahnya.

Para pedagang berharap Pemerintah Daerah Kabupaten SBT dapat segera melakukan pembenahan dan meningkatkan perhatian terhadap fasilitas dasar di Pasar Rakyat Kota Bula. Menurut mereka, pasar tersebut merupakan sumber utama penghidupan masyarakat sehingga sudah semestinya dikelola secara serius.“Kami tidak menuntut fasilitas mewah, cukup kebutuhan dasar yang diperhatikan agar kami bisa berjualan dengan nyaman,” tutupnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *