Nono Sampono Apresiasi Kunjungan Menag RI ke Maluku

  • Bagikan

RadarAmbon.id – ANGGOTA DPD RI Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, ke Provinsi Maluku. Apresiasi tersebut disampaikan melalui Staf Ahlinya, Paman Nurlette, pada Senin (19/1/2026).

Paman Nurlette menjelaskan, sebagai Staf Ahli Anggota DPD RI, dirinya menyampaikan langsung sikap dan pandangan Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono terkait kunjungan Menteri Agama yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 16 hingga 17 Januari 2026 di Kota Ambon dan Banda.

“Saya berbicara mewakili Bapak Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono untuk menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Agama RI ke Maluku. Seluruh rangkaian kunjungan berjalan dengan baik dan memberi dampak positif bagi daerah,” ujar Paman Nurlette.

Ia mengungkapkan, kunjungan Menteri Agama RI bukanlah agenda yang dilaksanakan secara mendadak, melainkan telah direncanakan dan dikoordinasikan sejak beberapa bulan sebelumnya melalui komunikasi intensif antara Nono Sampono dan Menteri Agama RI.

Menurut Paman, hubungan komunikasi dan kedekatan emosional antara Nono Sampono dan Prof. Dr. Nasaruddin Umar telah terjalin sejak lama, mulai dari saat Nasaruddin Umar menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam, Wakil Menteri Agama, hingga kini sebagai Menteri Agama RI.

“Kedekatan dan komunikasi yang baik inilah yang menjadi salah satu faktor penting sehingga Pak Menteri akhirnya menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Ambon dan Banda,” jelasnya.

Paman Nurlette menuturkan, dirinya sebagai Staf Ahli selalu mendampingi Nono Sampono dalam berbagai agenda, termasuk pada November 2025 lalu saat melakukan kunjungan langsung ke Kantor Kementerian Agama RI di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Nono Sampono secara langsung menyampaikan harapan agar Menteri Agama dapat berkunjung ke Maluku dengan agenda yang telah disiapkan.

Awalnya, kunjungan Menteri Agama RI direncanakan berlangsung pada Desember 2025. Namun, karena padatnya agenda dan kesibukan Menteri, rencana tersebut akhirnya ditunda, bukan dibatalkan.

“Penundaan itu murni karena jadwal Pak Menteri yang sangat padat. Alhamdulillah, agenda tersebut hanya ditunda dan akhirnya dapat terealisasi pada Januari 2026,” kata Paman.

Ia menambahkan, pada awal Januari 2026, dirinya kembali berinisiatif melakukan komunikasi dengan Sekretaris Menteri Agama RI, untuk memastikan kepastian waktu kunjungan. Pada saat yang sama, Nono Sampono juga telah menyurati Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut, akhirnya pesawat Casa bisa diterbangkan dari surabaya ke Ambon hanya untuk menunjang agenda Menteri selama di banda.

Hasil komunikasi tersebut membuahkan respons positif dari Sekretaris Menteri Agama RI. Awalnya, kunjungan ditawarkan pada 19–20 Januari 2026, namun karena pada 17 Januari Menteri Agama memiliki agenda nasional peringatan Isra Mi’raj di Masjid Istiqlal, maka jadwal kunjungan dimajukan menjadi 16–17 Januari 2026.

“Perubahan jadwal ini juga terkait agenda luar negeri Pak Menteri pada tanggal 18 Januari. Karena itu, kunjungan ke Ambon akhirnya dimajukan, dan Alhamdulillah dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Paman Nurlette.

Selama kunjungan di Maluku, Menteri Agama RI menjalani sejumlah agenda penting, di antaranya tiba di Bandara Pattimura Ambon, melanjutkan perjalanan ke Banda untuk mengunjungi situs-situs bersejarah, meresmikan alih status kampus UIN di Ambon, serta meresmikan masjid dan gedung-gedung pelayanan di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku.

Menurut Paman, seluruh rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memperhatikan pengembangan pendidikan keagamaan, pelayanan umat, serta pelestarian nilai-nilai sejarah dan toleransi di Maluku.

“Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Agama, terhadap Maluku. Ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan institusi keagamaan di daerah,” katanya.

Ia menegaskan, Nono Sampono berharap kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa dampak jangka panjang bagi pembangunan sektor keagamaan, pendidikan, dan kerukunan umat beragama di Provinsi Maluku.

“Bapak Nono Sampono sangat mengapresiasi kunjungan ini dan berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Kanwil Kemenag Maluku, dapat terus diperkuat demi kemajuan Maluku ke depan,” tutup Paman Nurlette.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *