RadarAmbon.id – Manchester United kembali mengambil langkah drastis. Manajemen Setan Merah resmi memecat Ruben Amorim dari kursi manajer hanya sehari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada lanjutan Liga Inggris, Senin (5/1/2026). Keputusan tersebut menegaskan berakhirnya era singkat pelatih asal Portugal di Old Trafford.
Rentetan hasil minor menjadi faktor utama pemecatan Amorim. Dalam lima pertandingan terakhir Liga Inggris, MU hanya mampu mencatat satu kemenangan saat mengalahkan Newcastle United 1-0. Selebihnya, Bruno Fernandes dan kolega harus menerima tiga hasil imbang serta satu kekalahan dari Aston Villa, yang membuat posisi klub kian tertekan di papan klasemen.
Hasil tersebut menyeret Manchester United ke peringkat enam klasemen sementara dengan raihan 31 poin.
MU tertinggal tiga angka dari Liverpool yang berada di zona empat besar, sekaligus menjauh dari persaingan papan atas yang menjadi target utama klub musim ini.
Pada laga kontra Leeds United, MU sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Brendan Aaronson pada menit ke-62. Matheus Cunha berhasil menyelamatkan wajah Setan Merah tiga menit berselang setelah memaksimalkan assist Joshua Zirkzee. Namun hingga laga berakhir, MU gagal mencetak gol tambahan dan harus puas berbagi angka untuk kedua kalinya secara beruntun.
Ruben Amorim mulai menukangi Manchester United pada November 2024, menggantikan Erik ten Hag yang lebih dulu dipecat. Selama masa kepemimpinannya, Amorim gagal mempersembahkan trofi juara. Pencapaian terbaiknya hanya membawa MU menjadi runner-up Liga Europa musim 2024/2025.
Musim 2025/2026 justru menjadi periode sulit bagi MU di bawah Amorim. Dari 20 pertandingan Liga Inggris, Setan Merah hanya meraih delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan. MU juga tersingkir lebih awal dari Piala Liga Inggris, serta dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan akibat performa buruk pada musim sebelumnya.
Sebelumnya, Amorim sempat menyatakan komitmennya membangun tim dalam jangka waktu terbatas. Namun, performa yang tak kunjung membaik membuat manajemen MU memilih mengakhiri kerja sama lebih cepat, membuka babak baru pencarian manajer demi menyelamatkan musim Setan Merah.(*)




