Jamaah Umrah Maluku Tetap Aman di Mekkah

  • Bagikan

RadarAmbon.id — DIREKTUR Travel Birhamadina, Herlia Talib, memastikan jamaah umrah asal Maluku dalam kondisi aman meski beredar kabar konflik di kawasan Timur Tengah. Hal itu disampaikan Herlia, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, rombongan berjumlah 20 jamaah berangkat dari Indonesia menuju Jeddah, Arab Saudi pada 22 Februari 2026 untuk menjalankan ibadah umrah selama 10 hari.

Menurutnya, saat isu perang mencuat, seluruh jamaah sudah berada di Mekkah. Namun situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Jamaah pun masih dapat melaksanakan rangkaian ibadah di Masjidil Haram seperti biasa. “Alhamdulillah kondisi di sini aman. Proses ibadah dan ziarah berjalan normal,” ujar Herlia.

Ia mengakui sempat muncul kekhawatiran dari jamaah akibat informasi yang beredar di media. Namun pihak travel telah memberikan penjelasan bahwa pembatalan penerbangan hanya berlaku bagi maskapai yang transit di negara-negara terdampak konflik.

Herlia menambahkan, kepulangan jamaah menggunakan penerbangan langsung (direct flight) Garuda Airlines sehingga hingga kini masih sesuai jadwal.

Karena itu, ia mengimbau keluarga jamaah di tanah air agar tetap tenang dan tidak panik menanggapi berbagai informasi yang beredar.Ia menegaskan Arab Saudi tidak termasuk zona konflik.

Selain itu, pihak travel terus berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan jadwal penerbangan tetap berjalan sesuai rencana.

“Sejauh ini belum ada komunikasi langsung dengan Kementerian Haji karena proses kepulangan jamaah kita masih on schedule. Insya Allah berjalan lancar,” pungkasnya.(FIK)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *