Dua Siswa SMK MUDAN Raih Medali Diajang OLIMPICAD VIII Makassar

  • Bagikan

RadarAmbon.id – PRESTASI membanggakan ditorehkan siswa SMK Muhammadiyah Ambon dalam ajang Olympiade Ahmad Dahlan VIII yang berlangsung di Makassar. Dari sembilan siswa yang diutus mengikuti berbagai cabang lomba, dua di antaranya berhasil mempersembahkan medali perunggu pada kategori berbeda.

Afik Patih J. Samal sukses meraih medali perunggu pada lomba News English Reading, sementara Adi Subandi Ekoran mengamankan medali perunggu di bidang desain web berbasis coding. Capaian ini menjadi prestasi perdana SMK MUDAN sejak pertama kali berpartisipasi dalam ajang Olympicad.

Kepala SMK MUDAN, Jafar Sidik, mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan para siswanya yang mampu bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membawa nama baik Maluku di kancah pendidikan Muhammadiyah.

“Sebagai kepala sekolah, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah menunjukkan bakat dan kemampuan terbaiknya di Olympicad VIII. Ini menjadi kebanggaan besar bagi almamater dan daerah,” ujarnya, Sabtu (14/2/26)

Jafar menambahkan, keberhasilan ini akan menjadi tolok ukur pembinaan ke depan agar lebih intensif dan terarah. Mengingat Olympicad digelar dua tahun sekali, pihak sekolah berkomitmen menyiapkan peserta secara lebih matang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada penyelenggaraan berikutnya.

Tak hanya di tingkat SMK, prestasi juga diraih siswa-siswi Muhammadiyah jenjang lainnya di Ambon. Pada tingkat SMP, diraih satu medali emas untuk kategori Best Practice Pengelolaan Sekolah oleh kepala sekolah, serta dua medali perak masing-masing pada lomba Ismu in English oleh Kiry Khairunnisa dan News Reading in English oleh Nagara Sinar Saga.

Sementara itu, pada tingkat SD Muhammadiyah Ambon turut menyumbangkan dua medali dari mata lomba IPA dan Story Telling.

Rangkaian prestasi ini menegaskan komitmen lembaga pendidikan Muhammadiyah di Ambon dalam membina potensi akademik dan kreativitas siswa, sekaligus memperkuat eksistensinya di ajang kompetisi nasional.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *