Dirgahayu Harian Rakyat Maluku ke-17

  • Bagikan
08-08-08 – 08-08-25

Tanggal 8 Agustus menjadi tanggal spesial bagi Koran Rakyat Maluku. Inilah tanggal bersejarah sebab pada hari itu 17 tahun lalu koran yang bernaung di bawah payung Fajar Indonesia Network (FIN) dan Jawa Pos Grup ini untuk kali pertama dilaunching.

 

Catatan: Ahmad Ibrahim (Komisaris Utama Harian Rakyat Maluku)


DISEBUT
bersejarah sebab angkanya boleh dikata unik: 08-08-08. Inilah angka yang ditunggu-tunggu banyak kalangan karena dianggap sebagai tanggal keberuntungan. Dan tanggal tersebut pun dipilih sebagai tanggal lahirnya Koran Rakyat Maluku.

Acara peluncuran yang berlangsung di Hotel Amans Ambon hari itu benar-benar mendapat apresiasi positif oleh banyak kalangan tanpa kecuali Gubernur Maluku Karel Alberth Ralahalu.

Mantan Danrem 174/Pattimura itu sempat diberi kesempatan untuk menekan tombol menandai terbitnya koran ini. Selain Ralahalu juga dihadiri sejumlah pejabat Maluku dan Pemkot Ambon.

Kini, setelah 17 tahun berjalan Koran Rakyat Maluku di bawah Direktur Syaikhan Azzuhri “Iwan” Rumra terus melakukan inovasi menemui pembaca di tengah tantangan yang terus dihadapi.

Rupanya, anggapan oleh sebagian orang yang mengatakan era koran saat ini sedang memasuki masa senjakala tak berlaku buat sobat Syaikhan dkk.

Ia mengatakan, ibarat karang koran ini masih tetap berdiri kokoh walau diterjang ombak dan badai. Menghadapi era disrupsi dan fenomena sistem digitalisasi pada semua bidang kehidupan saat ini rekan-rekan saya di koran ini tetap memilih “melawan”.

Sejarah memang membuktikan ketika radio menjadi pilihan oleh para pendengar banyak yang meramalkan industri surat kabar akan hilang. Faktanya tidak. Padahal ribuan tahun silam sejak mesin cetak ditemukan koran telah menjadi industri paling maju.

Pun, ketika televisi menjadi wahana komunikasi paling populer di era 1980-an banyak anggapan surat kabar akan lenyap: Faktanya tidak.
Kini, anggapan serupa juga muncul setelah era internet merajalela semenjak lebih 20 tahun terakhir diikuti berkembangnya sistem digitalisasi. Banyak anggapan yang memprediksi surat kabar sedang memasuki masa senjakala: Faktanya tidak juga.

Di usia ke-17 tahun hari ini Koran Rakyat Maluku yang bernaung di bawah payung Jawa Pos Grup itu justeru menunjukkan pertumbuhan usaha pada angka positif.

Dalam rapat bersama para Dirkom Jawa Pos Grup untuk wilayah timur bulan lalu dalam laporan triwulan dua itu sahabat Syaikhan dkk telah memperlihatkan kinerjanya mengalami trend pertumbuhan.

“Setelah dihitung laba rugi hingga semester dua ada kenaikan usaha. Mudahan-mudahan pada triwulan keempat di akhir tahun nanti juga bertumbuh,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu bentuk pencapaian usaha yang dilakukan selama ini tak lepas dari kerja keras teman-teman.
Tantangan era digitalisasi menuntut dia dkk harus bisa menyiasati untuk bisa meraih laba dengan cara bagaimana membangun sebuah kolaborasi antara media cetak Rakyat Maluku dengan media digital.

Untuk memadukan kemampuan membangun kolaborasi itu beragam platform media online dan medsos dibuat seperti: Rakyatmaluku.fajar.co.id, Klikmaluku.com, Tiktok, dan Podcast.

Ia tidak menampik pencapaian hasil usaha di usia ke-17 tahun hari ini selain kerja keras teman-teman, juga karena dukungan dan kepercayaan dari para pembaca.

Tanpa kecuali para mitra usaha, relasi, dan support serta kerjasama pemerintah dan para pemangku kepentingan di daerah ini sehingga Koran Rakyat Maluku masih tetap bertahan menemui pembaca setia di Bumi Raja Raja.

Semoga dengan bertambahnya usia Koran Rakyat Maluku hari ini —meminjam istilah Sosiolog UNPATTI Ambon Prof DR Tony Pariela pada edisi perkenalan Koran Rakyat Maluku 17 tahun lalu yakni keberanian melakukan breakthrough (terobosan) di tengah berkembangnya era digital itu– benar-benar bisa terus menjadi wahana demokrasi dan sarana komunikasi di daerah ini.

Selamat dan sukses buat sahabat Syaikhan Azzuhri Rumra dan teman-teman di Rakyat Maluku. Lawa Mena Haulala, Maju Terus Pantang Mundur. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *