Bulog Maluku Luncurkan Bantuan Pangan Nasional

  • Bagikan

RadarAmbon.id – PEMERINTAH melalui Perum Bulog resmi meluncurkan program bantuan pangan untuk masyarakat di Provinsi Maluku. Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, di Gudang Bulog Galala, Kota Ambon, Rabu (18/3/2026).

Dalam sambutannya, Wattimena menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog yang terus berupaya menjaga ketersediaan bahan pangan, khususnya beras dan minyak goreng, bagi masyarakat.

Menurutnya, program bantuan pangan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan global yang berdampak pada stabilitas pangan, termasuk dinamika ekonomi akibat konflik internasional.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Ketersediaan stok pangan, terutama beras, saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk menghadapi Idulfitri serta beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon juga terus berupaya memperkuat ketahanan pangan lokal melalui kolaborasi dengan TNI, Polri, serta kelompok tani. Berbagai program seperti penanaman padi gogo dan jagung dilakukan sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian pangan di daerah.

Wattimena berharap penyaluran bantuan pangan untuk periode Februari dan Maret 2026 dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap distribusi bantuan ini menggunakan data yang valid sehingga tepat sasaran, terutama bagi masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga guna mengendalikan inflasi di Kota Ambon. Sejumlah komoditas seperti cabai, bawang, dan ikan disebut masih menjadi pemicu fluktuasi harga, sementara beras dan minyak goreng relatif stabil.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir, mengatakan pihaknya siap memaksimalkan penyaluran bantuan pangan tersebut.

Ia menjelaskan, total alokasi bantuan pangan di wilayah Maluku mencapai 266.500 penerima manfaat. Setiap penerima akan memperoleh 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng.

“Kami akan menyalurkan bantuan ini secepat mungkin hingga tuntas, dengan harapan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok mereka,” ujarnya.

Rudy juga mengakui bahwa kondisi geografis dan cuaca di Maluku menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi. Namun demikian, pihaknya berkomitmen untuk tetap memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

“Cuaca di Maluku memang tidak selalu bersahabat, tetapi kami tetap berupaya maksimal agar bantuan ini sampai kepada masyarakat yang berhak,” tandasnya.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *