ASDP Ambon Perketat Kesiapan Armada Jelang Lebaran

  • Bagikan
Samsudin Tanassy

RadarAmbon.id — MENJELANG meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon memfokuskan perhatian pada kesiapan armada penyeberangan. Sebanyak 11 kapal menjalani pemeriksaan kelaiklautan atau ramp check yang dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta instansi teknis terkait, guna memastikan pelayaran berlangsung aman dan lancar.

General Manager ASDP Ambon, Syamsuddin Tanassy, mengatakan ramp check dilakukan sebagai langkah antisipatif sebelum memasuki puncak angkutan Lebaran. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting untuk memastikan seluruh kapal benar-benar memenuhi standar keselamatan dan siap melayani penumpang. Tahap awal pemeriksaan difokuskan pada kapal-kapal yang beroperasi di lintasan strategis. Demikian disampaikan Tanassy, Jumat (6/2/26).

Sejumlah kapal yang telah dan sedang menjalani ramp check antara lain KMP Wayangan, serta kapal lintasan Waipirit seperti KMP Inelika, KMP Erana, KMP Terubuk, dan KMP Rokatenda. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap KMP Samandar yang melayani lintasan Waai–Umeputih–Nalahia–Masohi. ASDP memastikan seluruh armada berada dalam kondisi siap operasi sebelum terjadi lonjakan penumpang.

Selain pemeriksaan teknis kapal, ASDP Ambon juga memperkuat koordinasi internal lintas bidang, mulai dari teknis, operasional, hingga keuangan. Langkah ini dilakukan di tengah kondisi cuaca yang belakangan kurang bersahabat, sehingga kesiapan armada harus dipastikan secara menyeluruh. ASDP tetap mengedepankan prinsip 3S, yakni safety, service, dan security, dalam setiap operasional pelayaran.

Pemeriksaan ramp check dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari pengecekan mesin di bagian bawah kapal, termasuk fungsi pompa-pompa. Tim juga menguji sistem keselamatan, seperti perangkat pemadam kebakaran, untuk memastikan alat dapat berfungsi optimal dalam kondisi darurat. Selain itu, kelengkapan alat keselamatan penunjang seperti alat pemadam, radio komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya turut diperiksa dan dicatat kondisinya.

Dari total 11 kapal yang direncanakan mengikuti ramp check, tiga kapal berada di wilayah Maluku Tenggara dan akan diperiksa secara terpisah. Sementara itu, dua kapal lainnya yakni KMP Temi dan KMP Tanjung Madlahar masih menjalani proses docking. KMP Temi dijadwalkan rampung docking pada hari ini dan akan langsung kembali beroperasi untuk mendukung layanan penyeberangan.

Syamsuddin menambahkan, ramp check lanjutan akan dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tual. Khusus untuk lintasan Tulehu serta Hunimua–Waipirit, pemeriksaan akan dilakukan secara terpadu oleh KSOP, UPT, dan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) dalam tiga tahap, guna memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan kapal terpenuhi secara optimal.

Ia menegaskan, secara umum kondisi kapal milik ASDP Ambon dinilai lengkap dan memenuhi standar operasional. Hal ini sejalan dengan arahan direksi yang menekankan keselamatan sebagai prioritas utama, sehingga prinsip safety, service, dan security terus dijunjung tinggi demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode angkutan Lebaran.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *