radarambon.id – WALIKOTA Ambon, Bodewin Wattimena, berkomitmen menuntaskan persoalan krisis air bersih yang masih dialami sejumlah wilayah di Kota Ambon. Ia menegaskan, selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Pemkot akan bekerja maksimal untuk memperluas akses air bersih secara bertahap.
“Masih ada titik-titik lain yang menunggu. Tapi kami akan terus berupaya semaksimal mungkin selama lima tahun ini untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk air bersih,” ujar Walikota di Ambon, Jumat, 1 Agustus 2025.
Kemarin, sambung Walikota, dirinya juga telah meresmikan dua titik baru layanan air bersih di Negeri Passo, tepatnya di kawasan Waimahu dan Tahola, pada Rabu (30/7). Peresmian ini menjadi bagian dari program prioritas Pemkot Ambon dalam pemerataan akses air bersih.
“Sebelumnya sudah di Halong, dan nanti dilanjutkan ke Latta. Ini implementasi nyata dari program prioritas kami untuk memastikan seluruh masyarakat Ambon mendapatkan air bersih yang layak,” jelas Walikota.
Walikota menekankan pentingnya akses air bersih dalam mendukung pembangunan manusia, termasuk penanggulangan stunting, peningkatan kualitas sanitasi, dan pengentasan kemiskinan.
“Kalau masyarakat sudah bisa mengakses air bersih, maka upaya menurunkan stunting, meningkatkan sanitasi, dan mengatasi kemiskinan akan jauh lebih mudah. Air bersih itu salah satu variabel penting,” tegasnya.
Ia juga memastikan, ke depan Pemkot melalui PDAM akan terus menambah titik-titik baru untuk memperluas layanan.
“Selama masa kepemimpinan kami, apa yang bisa kami lakukan untuk memastikan masyarakat Ambon menikmati air bersih, akan kami lakukan. Itu tanggung jawab pemerintah,” tambahnya.
Ia turut mengungkapkan antusiasme warga saat peresmian layanan air bersih. Ia menyebut, beberapa warga mengaku telah menunggu hingga 26 tahun untuk bisa menikmati air bersih secara layak.
“Tidak susah membuat masyarakat bahagia. Dengan air bersih saja, mereka sudah merasa senang. Apalagi kalau kebutuhan lainnya juga terpenuhi,” pungkasnya. (MON/RM)




