RadarAmbon.id – PULUHAN pelajar dari beberapa sekolah menengah di Kota Ambon diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon setelah kedapatan bolos sekolah dan nongkrong di belakang Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. J. Leimena, Jumat pagi (23/1/26). Para siswa langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
Kejadian ini bermula ketika petugas Satpol PP melakukan patroli rutin di wilayah Kota Ambon sejak pukul 09.00 WIT. Saat melintas di belakang RSUP Leimena, anggota menemukan sekumpulan pelajar dari SMKN 2 Wayame, SMK 3 Ambon, dan SMA Rehobot yang sedang berkumpul dan tidak berada di lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
“Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa sejumlah pelajar sering mangkal di area belakang RSUP Leimena, terlihat bolos dan mengganggu ketertiban umum,” ujar salah satu anggota Satpol PP yang berada di lokasi. Informasi warga ini mendorong petugas untuk melakukan penertiban di lokasi tersebut.
Puluhan siswa tersebut kemudian diangkut menggunakan empat unit mobil operasional Satpol PP untuk dibawa ke kantor. Menurut petugas, tujuan penangkapan ini bukan untuk menghukum secara langsung, tetapi untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelajar agar tidak mengulangi perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ini juga menjadi bagian dari upaya penegakan kedisiplinan di lingkungan pendidikan.
Kepala Satpol PP Kota Ambon, Josias Pieter Loppies, mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku agar siswa-siswa tersebut mendapatkan pembinaan yang komprehensif. “Kita akan ajak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama membina mereka. Ini demi kebaikan dan masa depan para pelajar,” katanya.
Masyarakat setempat menyambut baik tindakan penertiban ini. Warga berharap langkah tegas namun humanis dari Satpol PP bisa menjadi peringatan bagi siswa lainnya agar tidak sering bolos serta membantu menjaga ketertiban umum di sekitar fasilitas kesehatan dan ruang publik.
Peristiwa penertiban pelajar yang membolos seperti ini bukan hal yang jarang terjadi di berbagai daerah. Satpol PP di sejumlah wilayah rutin melakukan razia untuk menekan angka bolos sekolah serta menjaga ketertiban umum demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua pihak. (FIKO)




