RADARAMBON.id – KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Banda, Kabupaten Maluku Tengah, mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan peredaran telur palsu yang ditemukan warga di Pulau Ay, Kecamatan Banda, Maluku.
Dalam upaya tersebut, polisi telah meminta keterangan sejumlah warga setempat, termasuk pemilik kios yang diduga menjual telur-telur tersebut kepada masyarakat.
Kapolsek Banda, AKP Kasim Rahanyamtel, mengatakan pihaknya juga telah mengamankan sampel telur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami sudah meminta keterangan dari warga sekitar. Sampel telur juga sudah kami amankan dan dibawa ke Puskesmas Banda Neira untuk dilakukan pengujian,” ujar AKP Kasim kepada RadarAmbon.id, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, pemeriksaan sampel dilakukan untuk memastikan keaslian telur yang beredar di masyarakat. Namun, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan hasilnya sebelum ada keterangan dari pihak yang berwenang.
“Kami belum bisa memastikan apakah telur tersebut asli atau palsu. Penentuan itu harus dilakukan oleh pihak yang berkompeten,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan informasi sementara, dugaan telur bermasalah tersebut hanya ditemukan di Desa Ay dan belum dilaporkan ada di wilayah lain di Kecamatan Banda.
Pada kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta aktif melaporkan jika menemukan bahan pangan atau barang lain yang dinilai mencurigakan.
“Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan barang-barang yang mencurigakan. Masyarakat juga tidak perlu panik, tetapi jika ada kejanggalan silakan dilaporkan agar bisa kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(AAN)




