Mobil Bula – Ambon Terbalik di TNS, Enam Orang Luka-Luka

  • Bagikan

RadarAmbon.id – SEBUAH mobil Toyota Innova yang melayani rute Bula–Ambon mengalami kecelakaan lalu lintas di Kilometer 4, tepatnya di Dusun Layani, Desa Waipia, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah, Senin (19/1/2026).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIT tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka. Korban terdiri atas pengemudi, Rustam Rumaday (34), serta lima penumpang, masing-masing Hawia Kastela (56), Khotimah (49), Nusye Imamuly (45), Riyanto Hataul (35), dan La Jiro (58).

Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Ahmad Yani, menjelaskan bahwa kendaraan bernomor polisi DE 1984 BA itu berangkat dari Kota Bula menuju Kota Ambon pada Minggu malam (18/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIT.

“Sekitar pukul 03.30 WIT dini hari, kendaraan tersebut sempat beristirahat di sebuah warung makan SS selama kurang lebih 30 menit,” ujar Ahmad Yani kepada RadarAmbon.id.

Setelah beristirahat, mobil kembali melanjutkan perjalanan. Namun, setibanya di Kilometer 4, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan keluar jalur dan masuk ke ruas jalan berlubang.

“Sopir terkejut dan berusaha menghindar ke sisi kiri jalan, namun kendaraan sudah terperosok ke lubang yang berada dekat jurang hingga akhirnya terbalik,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Rustam Rumaday mengalami luka robek pada lutut kanan serta memar di bagian dada. Penumpang Hawia Kastela mengalami luka lecet, bengkak dan memar pada mata kanan, luka robek pada bibir kanan atas, serta memar pada bahu kiri dan kanan. La Jiro mengalami luka lecet dan memar pada pinggang kanan bagian belakang, memar pada tulang rusuk kanan, serta luka robek pada dahi dan dagu. Nusye Imamuly mengalami luka lecet pada bibir bawah, sementara Riyanto Hataul mengalami luka lecet pada tangan. Adapun Khotimah mengalami luka robek pada bibir bagian bawah.

“Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke Puskesmas Layani, Desa Waipia, untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkasnya. (AAN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *