Pemuda Pembuat Batako di Haya Gantung Diri

  • Bagikan

RadarAmbon.id – SEORANG pemuda asal Desa Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri, Minggu (11/1/2026) pagi.

Peristiwa yang menghebohkan warga setempat itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Korban diketahui bernama Faris Tehuayo (22), yang ditemukan tergantung di sebuah pohon bintanggur di kawasan Pantai Anan.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Burhan Bugis (49), seorang warga yang saat itu hendak pulang ke rumah usai membeli ikan. Saat melintas di lokasi kejadian, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon.

“Ketika saksi tiba di tempat kejadian perkara, ia melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali nilon,” kata Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Ahmad Yani, kepada RadarAmbon.id.

Setelah menemukan korban, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Kaur Pemerintahan Negeri Haya untuk kemudian diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jasad korban selanjutnya diturunkan dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan visum luar.

“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diketahui tinggal bersama kakeknya dan sehari-hari bekerja sebagai pembuat batako,” jelas Iptu Ahmad Yani.

Pihak kepolisian sempat menyarankan dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Namun, keluarga korban menolak tindakan tersebut.

“Keluarga korban telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” pungkas Kasi Humas. (AAN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *