Ini Pesan Kepala Kemenag Malteng di Forum MGMP MTsN 1 Malteng

  • Bagikan
Kepala Kemenag Malteng

RadarAmbon.id – KEPALA Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Maluku Tengah memberikan arahan sekaligus apresiasi dalam Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTsN 1 Maluku Tengah yang digelar di Aula MTsN 1 Maluku Tengah, Jumat (9/1/2026).

Dalam sambutannya, Kakankemenag Maluku Tengah menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas ide serta gagasan brilian Kepala MTsN 1 Maluku Tengah yang telah menggagas pelaksanaan MGMP di awal tahun 2026. Menurutnya, program tersebut sangat strategis dalam membantu guru mendesain langkah-langkah taktis pembelajaran melalui penguatan kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi.

“Saya melihat program ini sangat penting karena membantu ustaz dan ustazah dalam merancang kurikulum yang berbasis cinta dan ekologi sebagai implementasi program Menteri Agama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan MGMP ini telah memenuhi tiga aspek penting, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Kurikulum yang dirancang sejak Januari hingga Desember dinilai sebagai langkah jangka panjang yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Kurikulum ini disusun melalui musyawarah guru dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, sehingga guru mampu mendesain Kurikulum Cinta dan Kurikulum Ekoteologi yang memiliki aksi nyata di kelas,” tambahnya.

Kakankemenag berharap implementasi kurikulum tersebut dapat memberi dampak positif bagi peserta didik, baik dari sisi karakter, spiritualitas, maupun kepedulian terhadap lingkungan. Ia juga mendorong agar hasil MGMP benar-benar diimplementasikan dalam bentuk kegiatan pembelajaran yang nyata dan terukur.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Maluku Tengah, La Amin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kakankemenag Maluku Tengah yang telah meluangkan waktu di tengah padatnya agenda untuk hadir dan memberikan arahan.

“Kehadiran Bapak Kakankemenag menjadi motivasi besar bagi kami. Semoga kebersamaan ini menjadi bukti tumbuhnya cinta untuk memajukan madrasah yang lebih bermartabat dan mendunia,” ujarnya.

La Amin menjelaskan bahwa kegiatan MGMP tersebut mengusung tema “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pendekatan Ekoteologi dalam Pembelajaran di Kelas”, sejalan dengan Asta Protas Menteri Agama RI serta KMA Nomor 1503 tentang pemberlakuan kurikulum dengan pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Cinta.

Ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya dituntut melahirkan peserta didik yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan spiritual, sosial, dan ekologis.

“Melalui Kurikulum Cinta, peserta didik diajak menumbuhkan kasih sayang tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam sebagai ciptaan Allah SWT. Inilah ruh ekoteologi, yang menempatkan manusia sebagai khalifah fil ardh,” jelasnya.

Selain itu, pendekatan Deep Learning diharapkan mampu mendorong peserta didik memahami isu lingkungan secara mendalam, reflektif, dan kontekstual, serta berperan aktif menjaga lingkungan melalui aksi nyata.

Melalui MGMP ini, La Amin berharap para guru mampu mengintegrasikan nilai ekoteologi dalam setiap mata pelajaran, merancang pembelajaran berbasis masalah nyata di lingkungan sekitar, serta menumbuhkan karakter cinta lingkungan sebagai bagian dari akhlak mulia peserta didik.

Kegiatan MGMP MTsN 1 Maluku Tengah diharapkan menjadi momentum penting dalam melahirkan praktik pembelajaran yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk hati dan kepedulian ekologis peserta didik, demi terwujudnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan kehidupan.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *