PLN Ajak Jurnalis Lihat Dari Dekat Kesiapan Pembangkit Listrik

  • Bagikan

RadarAmbon.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengajak sejumlah jurnalis di Kota Ambon meninjau langsung kesiapan pembangkit listrik, khususnya PLTMG Ambon Peaker 30 MW yang berlokasi di Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (23/12/2025).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW MMU, M. Syaiful Ali, bersama jajaran Humas PLN. Para jurnalis diajak melihat dari dekat proses operasional pembangkit, termasuk ruang kontrol tempat operator memantau sistem kelistrikan Ambon selama 24 jam non-stop.

M. Syaiful Ali mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin PLN yang dilaksanakan setiap semester sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
“Semester pertama kami lakukan di Ternate, Maluku Utara. Sementara semester kedua ini kami mengajak rekan-rekan jurnalis berkunjung ke PLTMG Ambon Peaker, sekaligus meninjau kesiapan siaga pembangkit dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru),” ujarnya.

Ia menegaskan, PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya pada momen peningkatan kebutuhan energi seperti perayaan Nataru. “Kami ingin memastikan seluruh pembangkit dalam kondisi optimal agar masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman dan nyaman,” tambah Syaiful.

Sementara itu, Supervisor Senior PLTMG Ambon Peaker, Iwa Dwi Yahya, menjelaskan bahwa PLTMG Ambon Peaker memiliki daya terpasang sebesar 39,12 megawatt dengan empat unit mesin pembangkit. Dari kapasitas tersebut, sekitar 30 MW saat ini aktif menyuplai sistem kelistrikan Ambon.
“PLTMG Ambon Peaker menyuplai hampir 50 persen kebutuhan listrik sistem Ambon. Total daya mampu pasok sistem Ambon sekitar 84,6 MW, dengan beban puncak mencapai 64,3 MW,” jelas Iwa.

Ia menambahkan, PLTMG Ambon Peaker memiliki keunggulan sebagai pembangkit peaker karena waktu start-up yang sangat cepat. “Dalam kondisi darurat, pembangkit ini dapat masuk sistem hanya dalam waktu sekitar 5–6 menit, sehingga sangat efektif menjaga stabilitas listrik,” katanya.

Selain itu, PLTMG Ambon Peaker juga didukung oleh sistem operasi 24 jam dengan dua tim operator yang siaga penuh di ruang kontrol, serta tenaga teknis, administrasi, hingga pengamanan. Pembangkit ini telah beroperasi sejak 2020 dan hingga akhir 2025 masih dalam kondisi prima dengan perawatan rutin.

Melalui kunjungan ini, PLN berharap masyarakat dapat mengetahui secara langsung upaya dan kesiapan perusahaan dalam menjaga keandalan listrik di Maluku, khususnya di Kota Ambon dan sekitarnya, menjelang momentum penting akhir tahun.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *