Sirkuit Tidak Safety, Satu Pembalap Kritis

  • Bagikan

Aconk: IMI Harus Tanggungjawab

Radarambon.id – ARU, Road Race dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 22 Kabupaten Kepulauan Aru, yang digelar di Sirkuit Kantor Bupati Aru, Rabu-Kamis (17-18) Desember dinilai sangat membahayakan pembalap. Bahkan, di hari pertama balapan, dua pembalap jatuh di titik yang sama dan seorang pembalap kritis.

Berdasarkan video yang beredar, pembalap yang kritis diketahui bernama Ozan Tuasikal . Ozan turun di QTT Matic 150 cc. Namun, di tikungan tajam pembalap Anda Mascot Racing (AMR) Dobo ini terpeleset dan keluar lintasan. Bahkan, diduga terbentur tiang listrik yang berada tepat di tikungan.

Ironisnya, di tikungan tajam itu panitia tidak menempatkan ban sebagai pengaman lintasan.

“Kami sudah protes, waktu pembalap pertama Marco Sitanala jadi korban di tempat itu. Marco cedera pada tempurung lutut. Lalu, panitia hanya menaruh satu ban. Padahal kami sudah protes minta diubah jalurnya karena tidak safety. Kejadian kedua mengenai pembalap kami Ozan yang menyebabkan dia kritis saat ini di RSU Aru,” ungkap official AMR, Aconk kepada media ini.

Aconk mengungkapkan, Ozan alami cedera patah tangan kiri dan kanan, rahang patah serta alami pendarahan.

“Kami minta tanggungjawab IMI dan panitia atas peristiwa ini,” tegas Aconk.

Aconk juga mengaku, menyesalkan sikap panitia yang tidak mengindahkan saran sejumlah pihak yang meminta diubah jalur atau menambah ban sebagai pengaman lintasan bagi pembalap.
Padahal, secara kasat mata sirkuit yang disiapkan tidak matang atau belum siap, dan terkesan menyepelekan keselamatan pembalap.

“Untuk itu, sekali lagi kami minta pertanggungjawaban pihak IMI dan Panitia atas apa yang dialami pembalap kami,” tegasnya.

Selain itu, dia juga mendesak agar road race dalam rangka HUT Kabupaten Aru itu dihentikan demi keselamatan para pembalap. (FM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *