RadarAmbon.id — PEMUDA Kecamatan Ambalau, Ilham Adjid Souwakil, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku untuk memanggil Kapolda Maluku guna meminta penjelasan terkait situasi keamanan di Kota Ambon yang dinilai kian meresahkan dalam beberapa waktu terakhir.
Ilham menilai, sejak Kapolda Maluku menjabat, sejumlah peristiwa kriminal serius terus terjadi dan berdampak langsung pada rasa aman masyarakat. Ia menyebutkan beberapa kasus menonjol, seperti pembegalan di depan Markas Detasemen Kavaleri (Denkav) 5/Birgus Latro Cakti, pembacokan terhadap Gozi Rumain di Lorong Putri, hingga kasus penikaman terhadap Hawa Bahta di depan Kampus PGSD Universitas Pattimura, Kecamatan Nusaniwe.
“Dari rentetan kasus tersebut, para pelaku belum juga berhasil diungkap dan ditangkap. Ini menimbulkan keresahan dan rasa tidak adil bagi korban maupun keluarga,” kata Ilham, Minggu (14/12/2025).
Menurutnya, kehadiran polisi seharusnya memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya, di mana tingkat keresahan publik semakin meningkat, sementara tuntutan keadilan dari keluarga korban belum terpenuhi.
Ia menegaskan DPRD Maluku harus bersikap tegas. Bahkan, kata Ilham, bila diperlukan DPRD dapat meminta Kapolri untuk mencopot Kapolda Maluku karena dinilai tidak berhasil menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain Kapolda, Ilham juga mendesak agar Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease segera dicopot. Ia mengaku prihatin atas insiden penikaman yang menimpa Hawa Bahta, penjual petasan, di depan Rumah Sakit Tentara Ambon. “Sebagai Pemuda Ambalauw, kami sangat prihatin. Bagi saya, kondisi Kota Ambon sudah tidak baik-baik saja. Para pelaku kejahatan semakin berani,” tegasnya.
Ilham memperingatkan, jika rentetan kasus kriminal tersebut tidak ditangani secara tuntas oleh aparat kepolisian, baik di tingkat Polres maupun Polda Maluku, maka hal itu akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di daerah ini. “Bisa saja pelaku bertindak tanpa rasa takut karena lemahnya kinerja polisi dalam mengungkap kasus-kasus kriminal,” ujarnya.(*)




